Puisi

Hadiah Hari Spesial

titikalinea.com
Bagikan ke :

Oleh : Ariyanto Kristian Tena

Teruntuk Puanku

Jarak dan waktu bukanlah sebuah alasan
Kadang aku sering di sapa pada impian dan angan
Satu hal yang selalu ku ingat adalah pertemuan
Aku bersyukur kepada Tuhan telah menyatukan.
 
Meskipun hidup berbeda tempat
Hal yang pasti adalah kita saling mengingat
Ketika dunia berkata demikian
Bukankah kita adalah dua insan yang dipersatukan?

Baca juga : beberapa coretan puisi menyentuh hati karya honing

Banyak hal yang sering kita perdebatkan
Kadang memicu tanya pada kesudahan
Sepi terhimpit sunyi menyapa dalam kesedihan
Namun satu hal yang teringat adalah komitmen
 
Berpegang teguh pada pendirian itu
Ada Tanya, ada jawab di setiap waktu
Mungkin juga pernah duduk sendiri
Lalu berbisik pada angin dalam hati
 
Tanyamu,  sedang apa dia disana?
Gelisah, merana, dan bahkan sempat berpikir, entalah.
Lalu, kau tarik nafas dalam-dalam dan hati kecil itu berkata
Semoga dia baik-baik saja disana, aku rindu.

Baca juga : hari puisi nasional

Di setiap pagi, siang, Sore, dan malam
Di setiap senin, selasa, rabu, hingga minggu
Di setiap januari, februari, maret, hingga desember.
Di setiap itulah waktu, waktu milik kita sayang.
 
Dunia telah mengukir setiap kenangan
Entah seperti apa pembagian peran
Yang pastinya ada kesenangan dan kesedihan
Sekian hidup itu tidak terlepas dari kekurangan dan kelebihan
 
Jam dinding tua itu terus berputar
Kaki melangkah, tangan terayun
Pada jalan menuju kebahagiaan sejati.
Muncul persimpangan, jalan mana yang harus dipilih?
 
Begitu pula kehidupan semakin jauh melangkah
Tantangan justru banyak menghampiri
Tinggal,  bagaimana kita memperlakukan
Sehingga sampai pada pilihan yang tepat.

Baca juga : sampah yang telah menjadi harta

Demikian pada pilihan
Bila aku adalah pilihan
Maka aku tetaplah aku, bukan dia, ataupun mereka
Dan aku adalah pilihan karena bahagiakupun adalah pilihan.
 
Kini yang dirindukan setiap tahun tiba saatnya
Kerinduan itu menyimpan misteri.
Misteri yang kesekian kalinya terbilang  bahagia
Misteri itu adalah kerinduan setiap orang.
 
Tiada yang terlihat indah yang kuberikan untuk mu
Hanya, dari sini ku ucapkan selamat lewat puisi ini
Selamat ulang tahun sayang
Rahmat dunia dan surgawi melimpah
 
Tambolaka,  28 April 2020

Baca juga : sajak untuk kembali


Bagikan ke :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *