Opini

Orang Tua dan Pendidikan Yang Menuju Efektif

titikalinea.com
Bagikan ke :

Zaman yang semakin maju, memaksa manusia untuk memperdalam pengetahuan. Karena ketika tidak, maka tidak akan mampu mengikuti alur perkembangan yang terjadi. Hal tersebut memaksa orang tua untuk mendorong anaknya belajar disetiap tempat yakni di sekolah atau tempat les, bimbingan belajar dan tempat belajar lainnya. Hal tersebut dilakukan karena orang tua tidak mumpuni untuk  mengajari anaknya sendiri dengan berbagai macam ilmu pengetahuan dan kompleksitasnya.

Berjalannya proses belajar mengajar di gedung sekolah, tidak bisa dikatakan mencapai seratus persen dalam mencerdaskan semua anak yang mengikuti proses belajar tersebut. Secara Psikologis anak-anak memiliki cara belajar yang berbeda dan daya tangkap yang berbeda pula. Ada anak menjadi pribadi yang luar biasa berkat sekolah karena menikmati prosesnya, namun ada juga yang tak mampu melanjutkan karena tidak tertarik, bahkan bosan. Karena sekolah menurutnya bukan wadah yang pas untuk belajar. Sehingga memilih belajar dengan cara lain. Ada yang kemudian belajar autodidak, dan ada pula yang belajar dari orang tuanya.

Melihat kasus anak yang berhasil tanpa sekolah dalam pendidikan formal, kita bisa sejenak kembali pada pepatah yang mengatakan “orang tua adalah guru pertama yang kita temui, bahkan merupakan sosok Tuhan yang terlihat”. Proses belajar yang langsung dilakukan orang tua sangat berperan penting untuk proses belajar anak yang sangat efektif. Ya, sangat efektif. Karena orang tua yang baik dan bijak sangat paham dengan pribadi anaknya, sehingga segala sesuatu mengenai perilaku, kebiasaaan anak, hingga pelajaran yang disukai seorang anak, akan diketahui orang tua, bahkan akan dengan mudah menjadi dorongan terhadap anak untuk mencapai  tujuan tersebut.

Baca juga : pandemi menguji pendidikan yang lagi uji coba teknologi

Peran penting orang tua untuk mendidik anak sebagai pengganti guru di gedung sekolah, kini kembali dibuktikan oleh hadirnya pandemi Covid-19 dan sistem belajar online. Anak tidak lagi dikurung dengan  pendidikan di gedung sekolah karena wabah. Kini belajar online dari rumah di bawah pengawasan orang tua. Covid-19 hadir bagaikan relawan yang akan meneliti dan membuktikan, bahwa proses belajar mengajar di gedung sekolah tidak lebih bagus dari belajar di rumah dengan orang tua. Membuktikan bahwa peran orang tua sangat dibutuhkan.

Namun, kesuksesan orang tua mengajari anaknya sendiri di tengah pandemi sekaligus sebagai ganti guru di gedung sekolah, belum kita lihat sebagai hasil yang maksimal. Terkesan tidak ada hasil dan malah memperkeruh keadaan pendidikan kita. Ada beberapa kendala yang mempengaruhi, yaitu masih banyaknya orang tua murid yang tak sanggup mengajari anaknya ilmu standar sekolah karena keterbatasan pengetahuan, kurangnya prasarana pengajaran, ketidakmampuan orang tua mengoperasikan sistem teknologi online, serta karena kurangnya kesadaran orang tua untuk mengajari anaknya menjadi hal yang difokuskan. Orang tua tidak menjadikan itu sebagai prioritas, karena dilema masalah kebutuhan hidup sehari-hari yang kurang, bahkan nyaris kehabisan akibat wabah. Sehingga tidak ada waktu banyak mengajari anaknya, meskipun mereka di rumah saja seperti himbauan pemerintah sebelumnya.

Kesuksesan orang tua menjadi guru yang efektif, tidak lepas dari kesadaran akan pendidikan dari orang tua itu sendiri, kemampuan Sumber daya manusia dan prasarana pendidikan yang memadai.

Oleh : Sigit Allobunga’

Baca juga : karya menelan gelar sarjana


Bagikan ke :

Tinggalkan Balasan, Mari Saling Membangun