Opini

Indonesia Terserah!! Perlawanan Dari Tim dokter

titikalinea.com
Bagikan ke :

Oleh : Etus Umbu Tauwa Padanga

Meningkatnya kasus Covid-19 di negara kita tercinta  Indonesia, yang per tanggal 19 Mei 2020 telah mencapai 18.496 kasus, menjadi perhatian yang  serius dikalangan tim dokter hingga masyarakat umum. Namun perhatian itu akhir-akhir ini terkesan pudar ditunjukan dengan kalimat (Tagar) “Indonesia terserah” yang menjadi viral di media sosial beberapa hari terakhir.

Tagar “Indonesia terserah” adalah bentuk perlawanan tim dokter dan kesehatan se-Indonesia dan warga net lainnya. Dengan Tujuan mengungkapan isi hati yang paling dalam, menyikapi sikap  masyarakat  yang tidak mengindahkan protokol kesehatan  dan kurangnya keseriusan pemerintah dalam menangani Covid-19.

Menurut relawan dokter “Debrina Dewi”. Tagar “Indonesia Terserah” bukan bentuk protes tim dokter dan kesehatan. Kami memaknai bahwa kata “terserah” berarti fokus tim dokter dan kesehatan untuk menyembuhkan pasien yang terjangkit Covid-19.

Baca juga : tagar indonesia terserah suntikan buat pemerintah dan masyarakat

“Kami akan tetap melakukan tanggung jawab kami sebaik mungkin, walaupun timbul rasa sakit hati, capek, bahkan kesal terhadap perilaku masyarakat yang tidak menaati protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah” Ungkapnya.

Menurut Tenaga ahli utama KSP “Abetnego Tarigan”. Tagar “Indonesia terserah” merupakan bentuk perlawanan dari tenaga medis dan kesehatan bahkan masyarakat net. Menjadi penegasan bahwa akan ada perhatian yang serius dari kalangan masyarakat bahkan pemerintah, sehingga kasus Covid-19 di Indonesia tidak semakin bertambah melainkan mengalami penurunan. Apalagi WHO mengatakan pandemi ini tidak akan pulih dengan waktu yang singkat.

Saya mencoba menuliskan pendapat secara kritis terhadap masyarakat dan pemerintah. Kalimat “Indonesia terserah” bukan hanya tren bagi pengguna media sosial tanah air saat ini, tetapi juga merupakan bahasa dari tim dokter dan kesehatan yang mulai kehilangan kepercayaan terhadap masyarakat  dan pemerintahan.

Kalimat “Indonesia Terserah” adalah balasan tim dokter terhadap perilaku buruk masyarakat dan pemerintah saat ini. Dimana Rakyat acuh tak acuh tehadap protokol kesehatan yang ada dan  pemerintah yang seolah bermain-main di masa sulit rakyat saat ini. Mereka menunjukan suatu tindakan-tindakan yang jelas bukan untuk rakyat dan malah merugikan rakyat.

Baca juga : indonesia? pemuda mulai berpikir?

Pemerintah memberikan bantuan sosial kepada masyarakat (BLT, Kartu prakerja, PHK) lalu menarik kembali dengan menaikkan tarif BPJS, sampai banyak aturan yang tidak dimengerti oleh rakyat, termasuk UU Minerba yang dipaksakan untuk dibahas meski rakyat menyampaikan sikap penolakan terhadap UU tersebut yang dianggap tidak pro rakyat.

Banyak himbauan yang tidak jelas dari pemerintah, termasuk dari presiden Jokowi sendiri. Dia mengatakan mudik dilarang, namun di sisi lain mengizinkan masyarakat pulang kampung. Juga ada yang mengatakan berkendara boleh, mudik aja yang dilarang. Himbauan dari pemerintah itu membingungkan beberapa masyarakat dan menambah bahan untuk ditertawakan dalam lingkungan masyarakat. Hal ini adalah bentuk sempurna bahwa pemerintah tidak pro untuk rakyat Indonesia.

Dengan adanya permasalahan tersebut, seperti masyarakat yang tidak taat protokol kesehatan serta pemerintah yang kurang serius dalam mengatasi Covid-19, membuat tim dokter merasa sangat kecewa, kesal bahkan sakit hati. Oleh sebab itu tim dokter Indonesia membuat tagar #Indonesiaterserah sebagai bentuk perlawanan kepada masyarakat dan pemerintah.

Penulis :
Etus Umbu Tauwa Padanga. Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) salatiga


Bagikan ke :

1 thought on “Indonesia Terserah!! Perlawanan Dari Tim dokter”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *