• 9849-xxx-xxx
  • noreply@example.com
  • Tyagal, Patan, Lalitpur

Nyawa Baru | Sebuah Cerpen Tentang Kekerasan Seksual

Seutas tali telah terikat kuat dan menjuntai dari atas kosen bubungan. Kepala Rima telah masuk ke dalam sebentuk simpul di sisi ujungnya. Kini, napasnya berada di tubir keputusannya sendiri. Ia hanya perlu melepaskan pijakan kakinya dari atas sebuah kursi, hingga lehernya terjerat dan tubuhnya tergantung. Lalu dalam hitungan detik, ia akan mencapai tujuannya: kematian. Namun akhirnya, ia kembali menimbang-nimbang keputusannya. […]

Seruan Mengkhayal cinta – Cerpen Karya Achmad Rony

Oleh : Achmad Rony Hatiku berderu. Dia kelihatannya gelisah. Matanya seakan menggelitik memperhatikan sekujur tubuhku. Aku membalasnya melirik, seakan penasaran apa maksud dan tujuannya melakukan itu. Perlahan aku mendekatinya, gemertak angin dan dedaunan jatuh terhempas dia yang berlari menjauhiku. Aku sama sekali tak tahu bagaimana awal dia melakukan itu, memandangiku dari kejauhan dan mengirimkan pesan singkat yang aku yakin dia […]

CERITA PENDEK : CIA SANG SOCRATES MUDA– PART 4

Sekitar pukul 10.00 WIB kelas dimulai. Cia kebagian kelas yang kebetulan dibimbing oleh Bu Nanda. Bu Nanda adalah salah satu guru favorit di sekolah, berkat kepribadiannya yang berwibawa dan berakhlak mulia. Itulah sebabnya diberi kepercayaan mengambil alih salah satu kelas awal untuk dibimbing. Bu Nanda memasuki kelas, dan menyapa anak-anak dengan lembut layaknya seorang Ibu untuk anak-anaknya. Dia menyapa lalu […]

Cerpen : Tempat bekal

Oleh : Sigit Allobunga’ “Arjun, giliranmu!” seru Pastor menyuruh Arjun untuk berdiri di hadapannya. ​”Maju cepat !” kataku lalu memukul pantatnya yang montok bagaikan pantat kera babon itu. Kemudian dia perlahan berjalan ke depan pintu gerbang menghampiri Pastor yang juga sebagai kepala sekolah kami. “ia Pastor?” sahut Arjun.​”sperti biasa, Arjun,” jawab Pastor. ​Dari jarak yang tak jauh, terlihat jelas muka […]

CERPEN : CIA SANG SOCRATES MUDA– PART 3

Baca : cia sang socrates muda-part 2 Saat siswa dan siswi baru berbaris, satu per satu nama mereka dipanggil oleh Bu Nanda. Bu Nanda adalah salah satu guru di sekolah SDN Kesadaran. Dia perempuan cantik yang memiliki tinggi badan semampai dan paras yang keibuan. Pada saat berbaris, Cia nampak berbaris jauh dari teman-teman yang lainnya. Bu Nanda yang melihatnya langsung […]

Lenyapnya Ketakutan Oleh Bantuan Sosial Yang Tersesat

Oleh : Sigit Allobunga’ Wabah yang tidak pernah dinanti kedatangannya, menyerang berbagai tempat di sebuah pulau. Namun, dampaknya turut dirasakan Desa ku yang hijau. Orang-orang dengan latarbelakang keluarga, perilaku, dan pendapatan yang berbeda pun ketakutan. Juga teman-temanku yang baik dengan wajah sedikit gagah dan cantik, juga ketakutan. Ketakutan penduduk Desa ku, bertumbuh besar sejak dua bulan terakhir, ketika wabah yang […]

CIA SANG SOCRATES MUDA– PART 2

Baca Part 1 : cia sang socrates muda-part 1 Pukul menunjukkan arah tujuh lewat lima belas di jam tangan yang tertempel di tangan Justi. Para siswa baru dan siswa lama berbondong-bondong menuju lapangan sekolah untuk berbaris. Justi mendampingi Cia adiknya untuk mengikuti kegiatan baris-berbaris, yang pertama sekali dia lakukan. “Cek.. cekk” terdengar bunyi pengeras suara dari tengah lapangan, dan disana […]

CIA Sang Socrates Muda – PART 1

Oleh : Sultan Hermanto Sihombing Di sebuah kota yang sangat maju, hiduplah dua orang kakak beradik bernama Justi dan Cia. Justi adalah anak yang sangat rajin, baik dan taat. Sedangkan Cia, adalah anak yang suka bertanya, cantik, tapi sangat polos. Mereka bersekolah di tempat yang sama. Yaitu Sekolah Dasar Negeri Kesadaran. Justi memasuki semester baru kelas 4 (empat).  Sedangkan adiknya, […]

Kisah Buaya Penunggu Cekdam

Oleh : Honing Alvianto Bana Pistol di tangan empat orang polisi itu berbunyi,  tetapi sudah kukeraskan seluruh kulit dan tubuhku. Perih memang ketika peluru-peluru itu menyentuh kulitku, tetapi peluru itu hanya terhempas ke semak-semak disekitarku. Seperti kemarin-kemarin, hanya kulitku saja yang sedikit terkelupas oleh besi-besi itu. Setelah satu jam menembak, polisi-polisi itu mundur sambil menggeleng kepada teman-temannya. Seluruh peluru didalam […]

Kamar Mandi Sahabat

Oleh : Sigit Allobunga’ Saat itu, pagi baru saja menetas. Matahari masih malu-malu menampakkan dirinya di bagian timur desaku yang hijau. Burung-burung berkicau. Orang-orang penduduk desa mulai beraktivitas. Sama seperti saya, akan bersiap ke sekolah. “Tante, Tandi sudah bangun?” Terdengar suara Frans, tetangga sekaligus teman sekelasku di sekolah bertanya kepada Ibu. Frans adalah temanku yang sedikit hitam, tapi manis. Sangat […]

Cekdam dan Kematian

Oleh : Honing Alvianto Bana Makanan di piring itu belum juga habis. Ketika saya mendengar suara yang samar-samar dari kejauhan. “Awuaa..wuaaa. Awuaa..wuaaa.” Saya berhenti mengunyah nasi, mengarahkan telinga ke arah jendela, dan …suara itu tak terdengar lagi. Kecuali suara dua ekor babi dibalik dapur yang entah kenapa tak pernah kenyang. Saya kembali mengunyah nasi, mengambil sepotong ikan, menggigitnya, lalu melemparkan […]

Nenek Susu Panjang

Oleh : Honing Alvianto Bana Siang itu ketika pulang sekolah,  kami berjalan sambil menendang-nendang rumput ditepi jalan. Tinus memegang sepotong kayu kering sebesar ibu jari. Matanya memperhatikan rumput-rumput disepanjang jalan. Celana olah raga-nya melorot ke bawah, membuat belahan pantatnya hampir kelihatan. Hari itu adalah hari jumat. Di Sekolah kami – SD impres Oenasi, setiap siswa wajib menggunakan pakian olah raga. […]

Backpacker Di Tengah Pandemi

Oleh : Herman Perjalanan saya kali ini pada masa pandemi adalah suatu hal yang dapat diterima dan bisa juga tidak. Diterima karena perjalanan itu menjadi sebuah hak setiap orang. Juga bisa tak diterima mengingat himbauan tetap “di rumah aja” telah berlaku. Namun yang perlu saya tegaskan, bahwa melakukan perjalanan saat itu ketika situasi belum parah dan telah mengantongi surat sehat […]

Tahi Dalam Kresek

Oleh : Herman  “Ting.. Ting.. Ting” Suara sendok dan piring saling sahut-menyahut ketika kami sedang makan di salah satu warung dekat dari asrama. Saat itu kami sedang mengikuti kegiatan sekolah yang diadakan di Kota. Saya Tomo, dan sahabat karib saya, Juki. Dia yang sering mengisi hari-hariku. Kegiatan ini diikuti sebanyak 80 pelajar yang  terdiri dari 40 siswa dan 40 siswi. […]

Gubuk Sih Tomo

Penulis : Herman Panas, kumuh, dan penuh kenangan. Itulah gubuk kecilku tempat bernaung saat ini. Kisah ini adalah lanjutan cerita dalam beberapa tulisanku “catatan perjuangan untuk cita-cita” Teman-teman juga bisa membacanya dengan kembali mengunjungi postingan lama disini.   Di sebuah gubuk kecil saya tinggal bersama seorang kawan, sebaya  dengan saya, dan satu jurusan dalam bangku perkuliahan. Mengerjakan tugas kuliah, makan, […]

Hari Ini Tentang Bumi Pelajar

Oleh : Herman Tato Saat malam bersahabat bersama nyanyian jangkrik yang terdengar semakin merdu, terlihat sosok dengan badan lusuh, memandangku dengan mata yang lemas penuh tanya. Sekejap rasa risau mengarah tanya, “sejak kapan engkau sakit?” Tanyaku dalam hati. Kupandang sudut hunian dan kudapati kertas-kertas penuh coretan yang berserakan di sekelilingmu. Di sudut lain, sampah sisa makanan ringan masih bertebaran tidak […]

Misteri Cakar Ayam Tomo

Sekolah adalah tempat dimana kita mencari ilmu, dapat bertemu teman teman, menghabiskan waktu hari ke hari. Begitulah kegiatanku, pada masa sekolah. Saya siswa SMK jurusan Teknik Geologi Pertambangan, di salah satu daerah terpencil Indonesia Timur.  Saat itu saya menempuh kelas IX. Menjadi siswa kesayangan guru-guru di sekolah, walau terkadang membuat mereka jengkel dengan tingkahku yang jail. Setiap pagi saya berangkat […]

KISAH SEORANG GURU PEDALAMAN PAPUA

Menjadi seorang pengajar di pedalaman merupakan pengalaman yang luar biasa bahkan bisa dikatakan menyedihkan. Luar biasa karena akan banyak bertemu hal yang baru seperti orang-orang yang berjuang bertahan hidup, meskipun kekurangan di segala aspek. Mulai dari aspek pembangunan, ekonomi, kesehatan dan pendidikan yang jauh tertinggal dari daerah lain yang ada di Indonesia. Bisa juga dikatakan menyedihkan karena tidak sedikit berjumpa dengan tantangan […]

Anak Millenial VS Mama Kolonial

(Edisi ke 2 : Catatan Perjuangan Untuk Cita-Cita) Keluarga adalah harta yang paling berharga, keluarga adalah istana yang paling indah. Keluarga adalah  puisi yang paling bermakna. Sama seperti lirik lagu dengan judul : Harta Berharga yang diciptakan oleh : Harry Tjahjono & Arswendo da menjadi (OST “Keluarga Cemara”). Kembali lagi bersama saya Tomo, seperti sedia kala catatan perjuangan untuk cita-cita,  […]

Keberpihakan Tambang

Tulisan kali ini, akan membahas tentang bagaimana tanggapan seorang mantan karyawan tambang bernama EA terhadap sebuah perusahaan tambang tempat ia pernah bekerja. Alasan penulis menceritakan percakapan tersebut, karena penulis ingin mengabadikan percakapan beberapa saat lalu.  Saat itu secara kebetulan saya bertemu dengan mantan pacar, ee salah, mantan pekerja tambang. Kami bercerita panjang lebar, hingga saya boleh mengantongi informasi yang manarik […]

Catatan Perjuangan Untuk Cita-Cita

Malam ini hujan turun lagi, bersama kenangan yang indah luka di hati. Luka yang harusnya dapat terobati, yang ku harap tiada pernah terjadi, ku ingat saat ayah pergi dan kami mulai kelaparan hal yang biasa buat aku hidup dijalanan. Lantunan lagupun sering saya nyayikan, ketika rindu kepadanya kembali merasuk jiwa. Karena hanya dengan itulah kubahasakan cinta untuk sosok yang tak […]