• 9849-xxx-xxx
  • noreply@example.com
  • Tyagal, Patan, Lalitpur
Peristiwa
Melawan Penindasan Oligarki Di Hari Sumpah Pemuda

Melawan Penindasan Oligarki Di Hari Sumpah Pemuda

Ratusan massa yang terdiri dari buruh dan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Persatuan Perjuangan Rakyat,  melakukan unjuk rasa di depan kantor gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Kota Surabaya,  Senin, 28 Oktober 2019.

Dalam aksinya, salah satu tuntutan mereka yaitu mendesak presiden untuk menerbitkan perppu KPK dan mencabut  mandat pimpinan KPK terplih yang bermasalah.

Tuntutan mereka yang lain adalah :

  1. Menolak RKUHP, RUU Persyarakatan, PSDN, Pertanian, Ketenagakerjaaan, Keamanan dan Ketahanan Siber, Sumber Daya Air, Minerba, Budidaya Pertanian, Perkelapasawitan, dan segala rancangan undang-undang yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat, baik sebagian maupun keseluruhan.
  2. Mendesak pemerintah untuk mencabut segala Undang-undang yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat melalui perppu atau jalur konstitusional lainnya.
  3. Mendesak pemerintah untuk segera mengesahkan RUU penghapusan kekerasan seksual dan RUU perampasan aset.
  4. Menuntut pemerintah untuk mengusut tuntas kerusakan ekologis di seluruh Indonesia, mempidanakan korporasi pembakaran hutan dan perusak lingkungan, serta cabut izinnya.
  5. Menolak keterlibatan TNI dan POLRI di segala bentuk jabatan sipil.
  6. Menuntut pemerintah menarik mundur seluruh militer, menghentikan segala bentuk pelanggaran HAM, menjamin hak demokrasi serta membuka akses jurnalis internasional di tanah Papua.
  7. Menolak kenaikan iuran BPJS.
  8. Menuntut pemerintah untuk melindungi aktivis pegiat HAM, lingkungan, anti-korupsi serta menjamin hak-hak demokrasi rakyat.
  9. Menolak segala brntuk komersialisasi pendidikan.

Mereka mengatakan bahwa segala butir tuntutan itu adalah bukti perlawanan sekaligus kesaksian rakyat yang merasakan sakitnya penderitaaan negara di bawah kaki oligarki.

Pengunjuk rasa meminta ke pemerintah provinsi Jawa timur untuk segera membuat surat pemberitahuan  ke presiden, dengan tuntutan terlampir.  Peserta aksi mengancam akan kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih banyak ketika tidak ada surat balasan dalam waktu 7×24 jam.

(/S.A)    

1 thought on “Melawan Penindasan Oligarki Di Hari Sumpah Pemuda

Tinggalkan Balasan, Mari Saling Membangun

%d blogger menyukai ini: