• 9849-xxx-xxx
  • noreply@example.com
  • Tyagal, Patan, Lalitpur
Puisi
PUISI : TANTANGAN PANCASILA

PUISI : TANTANGAN PANCASILA

Engkau dan aku telah disatukan 
Dalam bingkai sila keberagaman
Sehingga kita begitu berwarna.
Kita berhasil ​meluluhkan mata, hati bangsa lain 
Hingga mereka berkata, Indonesia indah
​Kita telah menerima restu 
Berketuhanan yang Maha Esa​

Berkat menuntut nilai untuk berbagi syukur
Dengan rasa peduli yang tak terukur.
​Ada dalam nilai yang kita sebutnya, Pancasila.
​
Namun, 
Pancasila dengan nilainya 
Pudar saja ditelan tahun-tahun setelahnya?
​
Benarkah mengagungkan Tuhan tak mau perspektif lain,
​Hingga dalam rakyat tak lagi menghargai perbedaan?
​Sangat mungkin.
​
Berbagai ​kalangan telah menjauh 
Dari barisan persatuan yang tenteram,
​Dengan menggoreskan paham lain 
Di atas sila-sila demi referendum.
​
​Abnormal hakikat sila tentang demokrasi,
​Keputusan tak bulat hingga mementingkan diri sendiri.
​Berbagai keputusan jauh dari kepentingan rakyat banyak
​Hingga penindasan dengan tak hanya sebuah kata terus ada.
​
​Jejeran penguasa berjarak soal rakyat,
​Kebengisannya berujung kemiskinan rakyat.

Penulis : Sigit Allobunga'

Tinggalkan Balasan, Mari Saling Membangun