• 9849-xxx-xxx
  • noreply@example.com
  • Tyagal, Patan, Lalitpur
Peristiwa
Sejarah Komisariat ITATS

Sejarah Komisariat ITATS

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI)  adalah organisasi kemahasiswaan yang didirikan pada tanggal 9 Februari 1950. Namun Christelijke Studenten Vereeniging op Java (CSV) yang menjadi cikal bakal GMKI telah ada jauh sebelumnya dan berdiri sejak 28 Desember 1932 di Kaliurang, Yogyakarta, Indonesia. GMKI kemudian berkembang dengan berdirinya cabang-cabang GMKI di berbagai wilayah Indonesia. Dari hal itulah dikenal nama Badan Pengurus Cabang (BPC). Dalam transisi kepemimpinan nasional di era Orde Lama, Orde Baru, era Reformasi dan pada masa kini, GMKI mencoba memainkan perannya sebagai wujud semangat nasionalisme dan ekumenisme.

Semangat itu kemudian mengakar di beberapa kampus yang ada di kota-kota di Indonesia. Salah satunya yaitu Kampus ITATS di kota Surabaya. Komisariat Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) merupakan perpanjangan tangan dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Surabaya. Komisariat ini berdiri pada tanggal 14 November 2017.

Berdirinya Komisariat ITATS pada tanggal 14 November 2017, tidak lepas dari  bimbingan Badan Pengurus Cabang (BPC) Masa Bakti 2016-2017 dan juga kesadaran anggota akan pentingnya menjadi perpanjangan tangan GMKI Cabang Surabaya . Selain syarat pembentukan komisariat baru telah terpenuhi yaitu sebanyak 15 orang, keantusiasan anggota juga menjadi penilaian Badan Pengurus Cabang (BPC) saat itu. Hari terbentuknya komisariat ITATS  sekaligus sebagai hari penyelenggaraan Musyawarah Komisariat (MUSKOM) yang pertama. Dari hasil musyawarah komisariat (MUSKOM), mengangkat Jayanto Patabang sebagai ketua komisariat.

Komisaraiat ITATS terbentuk setelah menerima pembobotan  kurang lebih tiga bulan dari Badan Pengurus Cabang (BPC) GMKI Cabang Surabaya masa bakti 2016-2017. Salah satu yang menjadi alasan BPC GMKI Cabang Surabaya untuk mendirikan ITATS sebagai komisariat baru, adalah supaya mahasiswa yang bergabung dalam GMKI  yang menuntut ilmu di kampus ITATS memiliki hubungan emosional yang kuat, dan menjadikan wadah berproses bagi mahasiswa yang bergabung di dalamnya.

Adapun struktur kepengurusan pertama komisariat ITATS diisi Oleh;  Jayanto Patabang (Ketua Komisariat), Adi Resky Surya Patioran (Sekertaris Komisariat), Filda Nanda Oktaviani Erong (Bendahara), Sigit Allobunga’ (Wakil Sekertaris Komisariat), Mardinal Bamban Matoda (Ketua Bidang Organisasi), Maria Ekravilo Amfotis (Ketua Bidang Pendidikan Kader dan Kerohanian) dan Edward Mael Saranga (Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan).

Misi dari komisariat ini adalah melayani di tiga medan layan GMKI yaitu gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat, serta mengembangkan Skill dan Soffskill  dari setiap anggotanya sesuai dengan jurusan mereka masing-masing.

Setelah berjalan satu tahun masa-bakti kepengurusan, komisariat ITATS mengalami perkembangan yang cukup baik. Bertambahnya anggota komisariat dan kekonsistenan pengurus dalam menjalankan program yang telah disusun dalam Sidang Pleno 1 (SP I) pada tanggal 10 April 2018,  adalah penilaian kesuksesan.

Komisariat Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) kembali melakukan musyawarah komisariat yang ke-dua (Muskom II) pada tanggal 16 Desember 2018. Memilih Kedai Sipulung sebagai tempat berlangsungnya muskom. Musyawarah Komisariat yang ke-II (MUSKOM II) memilih Edward Mael Saranga sebagai ketua komisariat, dengan struktur kepengurusannya sebagai berikut : Sigit Allobunga’ (Sekertaris Komisariat), Christina Yamrewav (Bendahara), Bryan Caesar Mahaputra Beko (Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan), Oswaldus Prima Hadi Nanja (Ketua Bidang Organisasi), Klotilda Delfiana Anok (Ketua Bidang Pendidikan Kader dan Kerohanian) dan Saka Paiman (Ketua Bidang Media dan Komunikasi)

22 thoughts on “Sejarah Komisariat ITATS

Tinggalkan Balasan, Mari Saling Membangun

%d blogger menyukai ini: