• 9849-xxx-xxx
  • noreply@example.com
  • Tyagal, Patan, Lalitpur

RINDU DAYITAKU | PUISI DI TENGAH PANDEMI

Oleh : Albertina Petrosina Rahayaan RINDU DAYITAKU Rinai hujan membasahi buana, anila malam menyentuh daksaRindu kini mulai rasuki atma nan sepi, sendu pun kian terasaRelung kalbu merintih aksama, karena keadaan tak seperti biasaRekaman pandemik yang termaktub kembali melayang diangkasa Ilustrasi dalam bentuk narasi mulai dipublikasi, Indonesia terinfeksiIsolasi dan vaksinisasi diberikan bagi mereka yang positif reaksiItulah sebabnya tetap di rumah dan jaga […]

Puisi : Aku Tak Mau Bayar Hanya Untuk Bernafas

Oleh : Yaser Wunga Kau bilang bahwa dunia diciptakan berkeping-kepingLihat pulau-pulau itu jika tak percayaKau bilang bahwa dunia ini hidup dari kerja kerasIa, aku melihat bahwa kerja keras bisa menghidupi milyaran manusia TapiManusia-manusia itu serakahMereka membunuh, menindas, meniadakan dan mengubah yang semula baik menjadi burukLihat plastik-plastik jika tak percaya Tahukah kau alasannya?Plastik-plastik itu digunakan sekali, namun terurai 300-400 tahun melebihi […]

PUISI : TANTANGAN PANCASILA

Engkau dan aku telah disatukan Dalam bingkai sila keberagaman Sehingga kita begitu berwarna. Kita berhasil ​meluluhkan mata, hati bangsa lain Hingga mereka berkata, Indonesia indah ​Kita telah menerima restu Berketuhanan yang Maha Esa​ Berkat menuntut nilai untuk berbagi syukur Dengan rasa peduli yang tak terukur. ​Ada dalam nilai yang kita sebutnya, Pancasila. ​ Namun, Pancasila dengan nilainya Pudar saja ditelan […]

SENJA TUA YANG EGOIS

SENJA TUA YANG EGOISOleh : Sultan H. Sihombing Selamat pagi Senja TuaKami adalah surya yang baru lahir pagi iniSedangkan Engkau, cahaya yang sudah tiada.Sudihkan engkau memberikan kami ruang hari,Untuk memulai hidup dalam damai ? Senja tua,Engkau sudah lapuk dan hampir menjumpai malam.Kenapa cahayamu masih membatasi kami menjelajah ?Kami bukan lagi bibit padi yang perlu disiramSudah saatnya menerangi, bercahaya dan memberi kehangatan. Senja […]

Tuhan dan Tulah

Tuhan dan TulahOleh : Giovanny Renaldi Laka Kemarin, kau ukir waktu pada dinding senjakau tapaki langkah pada tiap canda dan tawa.Tak lupa kau titipkansenyum dalam khusyukmu. Tuhan, apakah arti hari ini?Tentang tulah yang Kau taburyang membunuh bak menjamurApakah ini arti sedih – Mu? Ah, Kau ambil nyawadalam tiap parit nadisebelum waktu pada senja itu usai.Mungkinkah ini akibat dosaaku, dia, dan mereka? Baca […]

Perempuan Pembual

PEREMPUAN PEMBUALOleh : Sultan H. Sihombing Untuk perempuan pembual Jangan menganggap senja jantan itu kokoh Ketika Engkau membuat lubang di tembok roh Dia akan runtuh dan retak sampai roboh Perempuan, kalian merasa menjadi korbanSementara kalian sebagai aktris utama Bermain kejahatan dalam bilik kebaikan Merasa terhina tetapi tetap menghina  Perempuan pembual Merasa korban, ternyata Penjagal Baca juga : tembok pemisah kekerabatan

Hadiah Hari Spesial

Oleh : Ariyanto Kristian Tena Teruntuk Puanku Jarak dan waktu bukanlah sebuah alasanKadang aku sering di sapa pada impian dan anganSatu hal yang selalu ku ingat adalah pertemuanAku bersyukur kepada Tuhan telah menyatukan. Meskipun hidup berbeda tempatHal yang pasti adalah kita saling mengingatKetika dunia berkata demikianBukankah kita adalah dua insan yang dipersatukan? Baca juga : beberapa coretan puisi menyentuh hati karya […]

Hari Puisi Nasional : Mengenang Sang Penyair Terkemuka Indonesia

Oleh : Sigit Allobunga’ SANG PENYAIR Oleh kebajikan hatiJemari merangkai kata​Indah begitu syahduBerpadu juang di atas selebaran Menggoreskan beribu karyaTentang seperti “AKU”​Kenang tak mendebuSebab yang terbuangTerasa terus menerjangKuasa yang curangHingga sekarang.​Goresan bertajuk pemberontakan,Hingga kematianBegitu akrab membaurTumbuh kenang nan subur​Oleh Chairil Anwar Diindahkan di hari begitu kita kenalHari Puisi Nasional​Selamat mengenang dan mari mengenal. Baca Juga : puisi antara rasa kopi dan […]

Sampah Yang Telah Menjadi Harta

BARA DALAM SURGAOleh : Sultan Hermanto Sihombing Kita adalah bara dalam surga.. Memilah, Memilih untuk menjadi saudaraKita adalah Jiwa miskin yang merasa kayaBercerai karena harta, mempertontonkan sikap serakah Apakah kita manusia? Sedangkan harta lebih berharga dari nyawaKita berkata “Kita Manusia”Namun alam kita perkosa agar dapat berkuasa Kita ibarat jarum dalam selimutMenusuk mereka yang tidak berdayaBahkan kita kalah dari semutYang berbagi […]

Coretan Anak Rantau Dari Pusaran Pendemi

Oleh : ezytis Ijinkan aku beradu kata Meskipun setiap baitnya tidak enak dibaca, Tapi mengertilah, Sepata kata akan membuat aku rela. Aku mulai.. Sepintar-pintarnya melakukan penghematan, Tapi masa tak akan pernah belok haluan Ada masa dimana harus bertahan Bertahan nyawa tanpa selembar rupiah Oh perantauan, Seganas inikah engkau pada buah kandungmu sendiri ? Ketika sakit datang bertamu, Begitu jarang ku […]

Beberapa Coretan Puisi Menyentuh Hati Karya Honing

Oleh : Honing Alvianto Bana Puanku Puanku, Jauh dikelopak matamu Merindu redam aku padamu   Sungguh hina Corona ini Begitu angkuh mengacaukan rasa   Sungguh, jengah aku merindu Anganku, tak terlampau muluk   Cukup berjalan dan melagu Berdua bersamamu Tegalsari, Maret 2020 Harapan Seusai 9 purnama, 8 gerhana, dan ribuan senja berlalu Aku masih disini merindumu.   Seberat itu diriku […]

Puisi Antara Rasa, Kopi dan Rindu Karya Enos Patiung

Menenun Rasa Teruntuk kamu yang kukagumiIndah parasmu menyinari hati Hari-hari terasa hampa Bila hadirmu tak menghiasiSebab senyum manismu meluluhkan hatiEntah dari mana harus memulai Rasa ini tak sempat terucapSemua berkecamuk tak menentu Untukmu yang kukagumi Yang ku lantunkan bunga-bunga doa Bersama angin ku titipkan rasa Bolehkah aku mengenalmu lebih jauh? Agar kita Bersama menenun rasa,Dalam balutan benang-benang rindu. EP, Tegalsari […]

Kau Dan Aku Bukan Lagi Kita

Sejak sepakat terucap Denganmu kuharap Nanti kita bisa seatap Terbit banyak cita, cerita Angan, alasan Agar seatap, tidak sekedar nanti Menantang jarak kucoba Menggulung waktu, iya Berantakan ditampar rindu, jangan ditanya! Dirimu tau jawabannya Kini kita ataukah dirimu? Yang terlalu kewalahan Segala sesuatu berbenturan Hingga pada tiba Kau dan aku bukan lagi kita Dirimu, putri dari rinduku Aku bukan lagi […]

Misteri Merdeka

Oleh : (/S.A) Di atas singgasana kegelapan telah tertawa ​Melihat kita yang senantiasa tak lagi tingkah jiwa ​Berjalan bersama hanya karena kata merdeka ​Bertindak, mengangkasa, dan kembali terluka ​ ​Seirama tindakan perantara merdeka aku berkata ​”Aku takut berjumpa benci karena luka” ​Memang hanya sebuah misteri yang telah sela sekata ​Tapi tak terbendung kata hati adalah, Iya ​ ​Memang itu hanya […]

IRAMA KEJAYAAN

Sebuah dualisme yang mengakar menantang nalar, ​Membentang luas dari bibir kalangan pengaku pemikir. Cipta tanpa batas di alam pikir dan terus mengukir, ​Namun hanya karikatur yang tak teratur yang membujur. ​ ​Satunya berserikat menuju menang, ​Yang lain sibuk mengumpulkan ambisi terang. ​Sehingga menuju kebiasaan tenang, ​Hanyalah seirama lalu terbang. ​ ​Waktu terus berjalan, kawan. ​Kita tertinggal ketika hanya nada ambisi. […]

Tembok Pemisah Kekerabatan

Oleh : Sultan Hermanto Sihombing Kulihat saudaraku memiliki cita Berharap menggapai dengan ceria Kuperhatikan mereka bercinta dengan zaman Beradu cepat dengan pembangunan Kudengar mereka sedang tertawaKelakar dengan capaian yang berharga Membangun angan dan tembok rumah Mengesankan tetangga agar sungkan meraja Membangun tembok diantara saudara untuk menunjukkan bahwa ada yang berpunya ada yang tidak ada pula yang merana dan berteriak Saudaraku, […]

Nafsu Berahi

Jangan engkau balikkan zaman lagi Sifat tak dituntut zamanmu ikuti Pandanglah jauh sebagai seorang pemudi Yang masih ikhlas dengan harga diri . Jauh ke dalam sanubari Ikhlas memberi menanti sebuah arti Dia memang impian dan tali nafsu pribadi Jangan manarik engkau berani karena janji . Mungkin dibalik topeng dia menanti Tapi irisan luka tak mampu bersembunyi   Menghargai adalah jalannya anggun […]

Anak Millenial VS Mama Kolonial

(Edisi ke 2 : Catatan Perjuangan Untuk Cita-Cita) Keluarga adalah harta yang paling berharga, keluarga adalah istana yang paling indah. Keluarga adalah  puisi yang paling bermakna. Sama seperti lirik lagu dengan judul : Harta Berharga yang diciptakan oleh : Harry Tjahjono & Arswendo da menjadi (OST “Keluarga Cemara”). Kembali lagi bersama saya Tomo, seperti sedia kala catatan perjuangan untuk cita-cita,  […]

Sajak Untuk Kembali

Menabur Arti Suara bising kendaraan di pagi hari Membangunkan daku dan memori Teringat raut matahari ramah menyinari Sejuk menyapaku selamat mengawali . Kini aku pergi dan bersua sepi Ditempat aku dilepaskan mencari arti Momen itu tak lagi setia menanti Tetapi kekejaman kota terus mengejarku berlari . Sekali-kali pasrah dengan kejamnya udara di tangan polusi Kejamnya jalan berliku lumpuh di tangan […]

PUISI ITU LEBAY?

Sastra Puisi dikenal sebagai seni tulis yang di karang dengan menggunakan bahasa yang dapat menambah kualitas estetis pada makna semantis. Tidak bisa dipungkiri, bahwa puisi merupakan curahan hati seseorang yang dapat membawa orang lain masuk ke kedalaman hatinya. Curhat. Ya, puisi adalah curhatan. Saya tidak akan mengulas lebih jauh mengenai defenisi puisi dan sastra lainnya, tetapi akan menceritakan bagaimana pandangan […]

Tembakauku dan Juangmu

Sebatang tembakau dan kamu Mengepul dalam udara dan jiwaku Berlarian mencari ruang sempit insprirasi berdesakan tapi Mencari sela sela merasuk ke dalam hati  Sekepul asap tembakau dan engkau  Mencari cari kesesatan untuk bergurau Mencoba mengoyak sekat batas nanpekat Dengan kepulan rasa berwarna dan berkarat Sepercik bara dan anda Mendekat, berontak berusaha menjelma Menggerogoti logika tanpa permisi  Berusaha menyelimuti kelam harga […]

Senja Puanku

Senja Puanku Puanku.. Disini senja telah berbisik atas namamu Bahwa terang gelap kehidupan terus memburu Tetapi cinta kita tak lekang oleh perusuh Di bawah senja di tebing langit memudar Daku bertanya namamu tentang kabar Tak luput hembusan angin terus berdesir Kutitip rinduku untukmu dari pesisir Bersuah kepada yang Mahaesa Di tengah bengisnya arti jarak tentang kita Semoga kita desak jumpa […]