• 9849-xxx-xxx
  • noreply@example.com
  • Tyagal, Patan, Lalitpur
Karya
Tembok Pemisah Kekerabatan

Tembok Pemisah Kekerabatan

Oleh : Sultan Hermanto Sihombing

Kulihat saudaraku memiliki cita
Berharap menggapai dengan ceria
Kuperhatikan mereka bercinta dengan zaman
Beradu cepat dengan pembangunan

Kudengar mereka sedang tertawa
Kelakar dengan capaian yang berharga
Membangun angan dan tembok rumah
Mengesankan tetangga agar sungkan meraja

Membangun tembok diantara saudara
untuk menunjukkan bahwa ada yang berpunya
ada yang tidak
ada pula yang merana dan berteriak

Saudaraku, Ruang-ruang kita sudah tidak bersua
Tembok-tembok berkuasa atas manusia
Hangat ceria tetangga tertelan bisu
saling menyapa menjadi gerutu

Engkau ceria membangun tembok rumah
aku bersedih, tiada ruang buat kita tertawa bersama
Bangunanmu yang megah memisahkan suka
Menjelma menjadi ruang bisu yang hampa

Dulu aku berkata
Saudaraku, aku lapar
Berteriak saja dari halaman dan belakang rumah
yang tidak dipisahkan tempok pencakar

Sini datang kerumah masih ada santapan sederhana
Saudaraku, aku lapar
Tinggal tembok bisu yang kujumpa
Membisu, tertawa dengan samar

Sekarang, tiada lagi kehangatan tetangga
Oleh sang tembok yang menjalar

2 thoughts on “Tembok Pemisah Kekerabatan

Tinggalkan Balasan, Mari Saling Membangun

%d blogger menyukai ini: